Selasa, 18 Juli 2017

Asam Urat, Penyebab dan Cara Mengobatinya

Penyebab Asam urat Tinggi dan Cara Mengobati Asam Urat

asam urat dan cara mengobatinya

Salam sehat healthy lover’s, kali ini yang akan kita ulas tetap tentang kesehatan, pasti diantara kalian yang lagi buka blok ini sedang cari tahu tentang apa penyebab asam urat tinggi dan bagaimana cara mengobatinya kan? Yups, tepat sekali jika kalian buka blok ini, yuk tetap stay and read hingga tuntas sampai apa yang jadi pertanyaan kalian terjawabkan. Asam urat kini tak lagi asing di telinga kita karena penyakit yang satu ini semakin tinggi penderitanya. Biasanya asam urat tinggi disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat dan juga seiring bertambahnya usialah yang menjadi pemicu tingginya asam urat.

Apa itu asam urat?

Asam urat atau gout adalah kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, yang disertai dengan adanya pembengkakan dan rasa panas di persendian. Memang semua sendi di tubuh dapat terkena asam urat, namun yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki dan juga jari kaki.
Laki-laki memang lebih rawan terserang penyakit asam urat/gout dibanding perempuan, terutama saat usia mereka di atas 30 tahun, sedangkan pada wanita biasanya mulai timbul ketika menopause. Penderita asam urat biasanya akan merasakan perkembangan gejala secara cepat dalm beberapa jam pertama. Rasa sakit itu berlangsung cukup lama yaitu 3-10 hari. Perkembangannyapun tak hanya pada sendi, namun juga di daerah sekitar sendi yang disertai dengan warna kulit yang memerah. Pada tahap ini penderita mengalami keterbatasan bergerak karena tidak dapat bergerak secara leluasa.

Lalu apa sebenarnya penyebab Asam Urat?



  1. Jenis Kelamin : Pria memiliki resiko yang lebih tinggi mengalami serangan asam urat dibandingkan wanita. Hal ini disebabkan karena homon estrogen pada wanita mampu menurunkan kadar asam urat serta dapat menurunkan kadar asam urat serta memperlancar pembuangan melalui ginjal, sedangkan kadar asam urat di dalam tubuh pria mulai meningkat sejak pria tersebut mengalami pubertas, jadi pria seharusnya lebih menjaga pola hidupnya karena mereka tidak memiliki hormon estrogen seperti yang dimiliki perempuan, namun hal tersebut juga tidak dapat serta merta membuat wanita bebas dari gejala asam urat jadi wanita juga harus tetap memperhatikan pola hidupnya.
  2. Faktor usia : Sebagian besar gangguan asam urat terjadi pada orang-orang yang berusia antara 40 hingga 50 tahun. Pada wanita, penyakit ini umumnya terjadi setelah mengalami masa menopause.  Gangguan asam urat jarang terjadi pada anak-anak dan remaja.
  3. Riwayat keluarga : Biasanya Seseorang dengan gangguan asam urat memiliki faktor keturunan dari keluarga sebelumnya yang juga mengalami kadar asam urat tinggi.
  4. Makanan : Tak bisa dipungkiri bahwa makanan juga merupakan pemicu terjadinya asam urat yang tinggi, lalu apa saja makanan yang dapat memicu timbulnuya asam urat tinggi? Makanan tersebut diantaranya adalah daging merah, kalkun, jeroan sapi, hati sapi, daging domba, dada yam dan kulit ayam, daging angsa, lidah sapi, dagig kuda, daging bebek, hati ayam, ikan bandeng, ikan haring, udang, lobster, kerang, ikan kakap, asparagus, kangkung, biji mlindjo, kacang hijau,mete, kedelai, kornet sapi, ikan kering, minuman manis, ragi, roti manis, tempe.
  5. Konsumsi obat – obatan : Beberapa jenis obat-obatan dipercaya mampu mengembangkan resiko gangguan asam urat, diantaranya : Mengkonsumsi obat-obatan diuretik seperti thiazide yang biasanya digunakan untuk mengobati tekanan  darah tinggi, gagal jantung kongestif,  dan kondisi lain, Mengkonsumsi aspirin dengan dosis rendah setiap hari yang biasanya digunakan untuk mencegah serangan jantung dan stroke, Mengkonsumsi obat anti-penolakan seperti cyclosporine yang dikonsumsi setelah melakukan transplantasi organ untuk beberapa kondisi rematologi. Mengkonsumsi levodopa yang biasa digunakan untuk mengobati penyakit Parkinson, Konsumsi niacin yang digunakan untuk meningkatkan high density lipoprotein (HDL) dalam darah.
  6. Minum terlalu banyak alkohol : Dari mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol dengan dosis sedang hingga tinggi sebanyak dua gelas per hari untuk pria, atau satu gelas perhari untuk wanita, dapat meningkatkan potensi resiko asam urat. Konsumsi bir berpotensi tinggi meningkatkan resiko gangguan asam urat. Bahaya alkohol juga dapat menyebabkan penyakit paling mematikan di dunia seperti jantung dan kanker.
  7. Diet : Mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan zat purin yang tinggi seperti : daging merah, jeroan (hati, ginjal), ikan kalengan, teri, ikan haring, asparagus, kembang kol, kacang, dan jamur dapat mengembangkan resiko gangguan asam urat.
  8. Paparan timbal : Paparan timbal dalam tingkat tinggi juga dipercaya dapat mengembangkan resiko gangguan asam urat.
  9. Kondisi kesehatan lainnya : Seseorang yang memiliki gangguan kesehatan seperti obesitas, hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes, kolesterol yang tinggi, hypothyroidism (gangguan tiroid), psoriasis, anemia hemolitik, serta gangguan ginjal memungkinkan memiliki resiko lebih besar untuk terserang gangguan asam urat.
  10. Konsumsi minuman yang terlalu manis : Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minuman ringan yang terlalu manis  atau pun minuman yang mengandung fruktosa tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit asam urat. Fruktosa adalah zat gula alami yang ditemukan pada buah-buahan.
  11. Mandi malam : Ternyata mandi malam juga menjadi Penyebab asam urat tinggi. Dari jaman dahulu memang telah dipesan oleh orang tua agar jangan mandi terlalu malam, bahaya mandi malam memang ternyata dapat menyebabkan asam urat. Selain itu mandi malam dapat menyebabkan rematik dan berdampak pada berbagai gangguan metabolisme tubuh.

Apa Tanda dan Gejala Asam Urat ?


  1. Daerah persendian terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan terjadi pembengkakan serta peradangan berwarna kemerahan.
  2. Rasa nyeri pada sendi biasanya terjadi pada pagi hari saat bangun tidur maupun pada malam hari.
  3. Rasa nyeri terjadi secara berulang-ulang
  4. Pada kasus yang lebih parah, daerah persendian akan terasa sakit saak digunakan untuk bergerak.
  5. Organ tubuh yang biasanya terserang adalah sendi jari kaki, jari tangan, lutut, tumit, pergelangan tangan, maupun siku.

Bagaimana pengobatan Asam Urat yang tepat?


  1. Metode tradisional : Jika tak ingin selalu menggunakan pengobatan secara medis, kalian bisa memilih pengobatan tradisional. Jika kalian sudah memeriksakan kadar asam urat anda dan kalian positif memiliki asam urat tinggi sebaiknya segera beristirahat dan mengompres bagian sendi yang terasa nyeri dengan es batu yang dibungkus dengan handuk selama beberapa menit yaitu +/- 20 menit. Hindari menerapkan es batu langsung ke bagian sendi yang sakit, karena hal tersebut justru akan merusak permukaan kulit.
  2. Metode obat-obatan : Sedangkan untuk menangani kadar asam urat tinggi dengan metode obat-obatan, berikut dapat membantu meredakan gangguan asam urat Anda, seperti : Penggunaan obat anti-inflamasi non steroid yang digunakan untuk meredakan rasa sakit, seperti etoricoxib,  disclofenac, dan naproxen. Penggunaan Colchicine untuk mengurangi kekuatan kristal-kristal natrium urat  dalam menyebabkan peradangan pada daerah persendian. Dengan berkurangnya kemampuan kristal-kristal tersebut, maka rasa sakit bisa berkurang. Penggunaan kortikosteroid yang disuntikan ke dalam otot atau langsung ke dalam sendi yang mengalami radang untuk meredakan rasa sakit.

Jika kalian tidak paham dengan yang telah kami rekomendasikan, segera hubungi petugas kesehatan terdekat untuk membantu kalian menangani keluhan yang anda alami. Keep your health yaah healthy lover’s

Related Posts

Asam Urat, Penyebab dan Cara Mengobatinya
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.